GC Sekali Lagi

November 26, 2008 at 11:32 pm | Posted in Artikel | 13 Comments

GC Sekali Lagi

Membicarakan adenium memang sangat menarik dan tiada matinya.
Arabicum dan Thaisoco sedang menjadi hot topic dimana-mana, termasuk di Thailand sendiri.
Salah satu yang paling kontroversial adalah masalah Golden Crown.
Perlu sekali lagi saya utarakan apa yang saya ketahui dari beberapa sumber utamanya langsung.
Ada beberapa versi tentang GC dinegara asalnya.
 
1. NSD nursery meng-klaim mereka memiliki indukan TS yang sangt menyimpang dari TS yang ada sebelumnya dan menamakannya Golden Crown.
2. Ada nursery lain yang mengidentikkan GC = Kao Hin Zon, silahkan cek dan wawancara sendiri dengan pemiliknya di : http://www.adeniumthai.com/eng/product_eng.htm ( baca bagian bawah ) dan http://www.adeniumthai.com/eng/adenium_seedling_kao_hin_zon.html saya melihat barang2 semacam ini juga sudah beredar di Indonesia.
Sy pernah wawancara via email dg pemiliknya, mereka menyeleksi seedling dari biji KHZ, yg cabangnya cenderung vertikal dilabel Diamond Crown, sedangkan yg cenderung horizontal dilabel KHZ = Golgen Crown!! ( apa nggak tambah bingung? ).
3. Ada juga pedagang yang tidak tahu asal-usul dari biji pohon apa, tetapi mengumpulkan pohon2 yang dikira2 sesuai dg karakter GC dan berani menjual dg label GC, yg begini jelas2 tidak bisa dipercaya dan beritikad kurang baik.
Versi manakah yang mau dianut, silahkan menentukan pilihan masing2, bebazzz baaaazzzz.
 
Satu pertanyaan lagi apakah semua biji hasil semaian dari indukan GC 100% dijual dg label GC bersertifikat? Saya belum bisa menjawab karena belum menanyakannya. Tetapi perasaan saya mengatakan YA! Apa seedling dari NSD mempunyai ciri yg 100% identik? TIDAK!!
Bagi saya seedling yang 80 % mirip ciri induknya sudah sy anggap klas 1, kalau ada yang menuntut 100% sama induknya sebaiknya mengajak Prof. Novi main2 ke NSD, bawa Victorinox, kalau pemilik lengah potong dikit ranting indukannya, tunggu beberapa bulan, akan didapatkan keturunan yang identik hasil kuljarnya.
 
Dari seedling GC yg pernah saya dapet, ada 1 pohon yang menyimpang cukup parah dari induknya. meskipun arah cabang masih cenderung horizontal.
Saya sangat memahami bila ada yang tidak sependapat dengan saya tentang tetek bengek GC ini, saya pikir SAH – SAH saja pendapatnya, dan saya sangat menghargai perbedaan itu.
Sebenarnya sudah beberapa kali saya posting gambar2 induk GC milik NSD dan pny saya ygtersisa.
Terpaksa saya posting lagi, sekalian bila ada yang minat membeli dg harga tinggiiiiii .
Perhatikan perbedaannya dengan gambar2 GC dari Link Thailand diatas.
 
Salam damai sejahtera
 
Hartono
 

13 Comments »

RSS feed for comments on this post. TrackBack URI

  1. Sepertinya pak Hartono ini ahli GC…

    Saya hanya punya satu TS yg bukan kontes form.. yg kontes form muahal sih.. yang jual kasi label GC saat beli awal 2007 yang lalu.. kata teman2 aku dapat muraaaaah bangets padahal dah mahal rasaku saat itu dah bisa beli 50 kilo beras.

    Mohon di identifikasi.. yg jual bilang dia beli di Thailand vendornya kalau ga salah mister CS alias B bukan dari NSD dan tentu ga pake sertifikat.

    Saya lampirkan foto daunnya juga. Mohon pencerahan apakah ini bener GC jika tidak termasuk apa ?

    Dulu pernah juga komunikasi dengan mas Hengky dan beliau kirim foto2 GC aku lupa apa kata beliau.. tapi sepintas kelihatan daun mirip.

    Mohon pencerahan.

    salam

    zai

  2. Kalau tahun 2007 seharga 50 X Rp 5.000 = Rp. 250.000 dapet TS ya muraah puol.
    GC or not, maap Wak Zai …NO COMMENT
    Minta bantuan Omtet saja buat mengidentifikasi GC, beliau juru kir adenium klas wahid.

    Dibilang saya ahli GC jelas bukan, wong jelas2 cumak mbakul.
    Tapi sejak pertamakali lihat GC dan ( sebelum benar2 populer spt sekarang ) langsung jatuh cinta, sampai maksa banget mboyong 1 pohon GC gede.
    Demikian juga Omtet, jauh2 hari juga sudah ngeloni GC dikamarnya. Punya GC kok didelik-delikne saking takutnya ditawar orang.

    Maap beribu maap

    Hartono

  3. Kaluk dilihat dari fotonya dan ilmu yang diperoleh dari om Har :
    1. Harga 250K weeeeehhh muurrriihhh puuooollll..( ada lage ? )
    2. Dari warna kulit batang putih keperakan mengarah ke GC bisa juga ke KHZ
    3. Dari warna daun mengarah ke KHZ, GC cenderung hijau kebiruan ( pokoke nggak ijoo segar ) bisa dibandingkan dengn TS nya om Hengky or om Har.
    4. GC or bukan Tetep muurrraaaahhh.
    5. Om Duarep mesti gatel mo mbentang akare

    Lepas benar or gak benar , hanya sebatas pengamatan mata.

    Salam
    om T

  4. 250K kok murah?
    Lah TS-ku yang dulu di kir sama Om T, dulu belinya cuman 150K di lapangan banteng,
    Yang satunya lagi 130K, ning sayange yang ini dah ilang….. :((

  5. Pak Hartono, OmTet dan suhu lainya,

    Kalo KHZ,DC dan GC hampir mirip2 dan harganya juga mahal, lalu kalau TS yg
    lain spt PBN apa beda lagi dg KHZ/DC dan juga harganya mahal mana ? Terus TS
    yg lainya lagi apa namanya ?
    Mohon pencerahannya, Terima kasih

    Salam,
    prawito

  6. Dg ukuran yang sama….lebih mahal yg bentuknya lebih bagus.

    Jenis / merk juga berpengaruh ke “Bentuk” di masa depan nantinya.

    Tetapi yg juga sangat penting adalah perawatan & pembentukan secara rutin maupun berkala.

    Kalo tidak salah…rekor harga di Thailand, saat ini masih dipegang PBN dan RCN (maap kalo salah, lama ngga mantau perkembangan Adenium…lg sibuk dg kerjaan dan Hobi baru dar der dor).

    * Umumnya harga PBN, GC dan RCN lebih mahal ketimbang jenis yg lain, karena saat mencapai ukuran besar terbukti mampu menghasilkan bentuk yg Aduhai….. maap kalo salah

  7. Friends,

    Sebagai ancer2 harga TS jelas lebih mahal dibanding Arabicum.
    Diantara TS, GC memiliki peringkat teratas, disusul GB ( Golden Bell – S-1, inipun ditengarai akal2an orng sana), baru PBN, DC, KHZ kurang lebihnya sama.
    Banyak alasan penjual bisa menjual tdk sesuai dg ancer itu, harap diteliti dulu kasus per kasus.
    Nyatanya kemarin Wak Zai bilang GCnya seharga Rp 250rb, sementara saya mungkin jual GC nyampe 5 jt dengan ukuran yg hampir sama, apa saya tukang gorok leher?

    Salah satu TS ukuran kecil ( naik ke medium ) di pameran Surabaya kemarin terjual Rp. 17 jt!! Padahal pemiliknya beli cuma 1 juta setahun yg lalu.
    Contoh lain, rekor harga tertinggi adenium di Thailand sekarang justru dipegang PBN dan RCN, bukan GC.
    tetapi harga seedling2 normal jelas GC termahal!!

    Kalau sudah masuk ke contest form…… tak ada yang mampu menjelaskan apa yang akan terjadi, tergantung antar pemilik, peminat, dan suasana kontes. Semakin panas suatu kontes berlangsung, harga pohon2 contest form semakin gila, peminat semakin banyak, bakulnya semangat .
    Kalau diputar kebelakang, beberapa tahun lalu GI pernah menjual TS ( tanpa nama ) seharga Rp. 400rb.
    Saat itu harga seedling2 arabicum kelas biasa cuma 50 – 75 rb dg ukuran yg sama.

    Bicara bisnis dan harga2 tidak akan selesai sampai kapanpun berdebat, terlalu banyak faktor yg mempengaruhinya.
    Saran saya syukurilah kalau dapet pohon bagus dg harga murah, dan berhati-hatilah kalau ditawari barang diatas harga normal, banyak bergaul, sering bertanya, akan banyak membantu anda lebih berpengalaman, tidak gampang dibodohi org lain.

    Salam

    Hartono

  8. Kok jadi inget pembahasan tentang keindahan adenium secara obyektif dan subyektif, yang belum selesai dibahas.
    Pak Tomo, berarti keindahan subyektif, contohnya berdasarkan nama. kalok keindahan obyektif, berdasarkan bentuknya gitu yahh?
    Kalok harga, mengikuti keindahan subyektif ataukah keindahan obyektif?
    salam pancing

  9. Harga mengikuti kemauan bakul’le pak…ha…ha…ha

  10. Tergantung banyak hal, tapi paling tidak sbg nakul saya mempertimbangkan :

    SI tuasi – lagi rame arabicum, berarti harga sedikit diangkat, lagi ancur dipiara dulu, dll.
    KON disi – tanaman lagi top form otomatis pasang harga tinggi, apalagi menang kontes he he he
    TOL eransi – sama teman, apalagi bawaannya melaz kayak Kang Arjo, mesti jual harga HOPING

    Dilarang keras disingkat!!!

    Salam
    Hartono

  11. Ha…ha..ini sih temennya

    SI tuasi – lagi musim hujan harga sedikit diangkat….musim kemarau harga dikerek keatas lagi mirip upacara bendera.

    TEM pat – pembelinya dateng ke pameran atau langsung ke kebun

    PIKiran – kalo pikiran saya lagi tenang..saya jual mahal…kalo lg butuh uang pikiran kalut,lebih mahal lagi…he…he…

    Semboyan Bisnis saya : “JUAL MAHAL…TIDAK MAHAL UANG KEMBALI…DIJAMIN MAHALLLL !!!” wekekekekekekekek…pantes daganganku gak payu-payu…salah pilih semboyan…ha…ha…ha

  12. Mas Bamb dan rekans,
    pernah dengar barang komoditas dengan barang new luxury?
    imho GC ini akan diperlakukan sebagai barang new luxury yang harganya akan ditrading up, salah satunya ya dengan pemakaian sertifikat dari NSD.
    Ini akan efektif kalau kita membeli sertifikat untuk gengsi. Ning kalau kita bisa sedikit lebih rasional, apalagi koceknya pas2an ya bli lah sesuai dengan isi kocek Anda, kalau misalke rcn, pnw or something else lebih murah dan bentuknya lebih mengena di hati.. kecuali duit anda dah ndak berseri, ya boronglah socotelo yang nglancir ning larang.
    Saya sendiri tidak tahu, apakah begitu “ditemukan” [emang dulu hilang kemana], GC dan anak2 keturunanya yang dari biji langsung disertfikat semua, kayak kuda2 sumbawa yang baru lahir langsung di cap, dan masih dikumpulkan semua di kebonnya NSD sampai di release, atau serttifikasi dilakukan setelah ada sebagian atau beberapa anakan Gc yang keluar dari kebonnya NSD.
    Kita perlu sama-sama mencermati, karena semenjak mBah Chulow merelease teknik HP.. perkembangan kawin paksa adenium sangat pesat, meskipun di thailand sendiri konon jarang dipakai karena kebunnya laus2 dan tanamannya banyak dan pada rajin kawin sendiri. Kalau ada sebagian kecil anakan GC atau yang mempunyai bentuk seperti GC dan keluar dari kebonnya NSD, tidak mustahil orang kita dah berhasil menghasilkan biji….

  13. Wah enak juga dengerim om om pada ngasi comment ttg GC. Numpang dengerin aja ya. lagi sibuk banget ama kerjaan nih. Tamunya susah2 dan boss nya malah susah3. enak bisa baca diskusinya om om.


Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

Create a free website or blog at WordPress.com.
Entries and comments feeds.

%d bloggers like this: