Grand Prix Adenium dan ELO Rating

October 27, 2008 at 8:45 pm | Posted in Artikel, Kontes dan Pameran | Leave a comment
Tags: ,

Grand Prix Adenium dan ELO Rating

Saya pernah ‘ngrasani’ dengan Mr. Tomo tentang rencana Grandprix Adenium yang akan diselenggarakan Mr. Cecung dkk.. Pokok pembicaraan saat itu adalah bahwa bagaimana bila dalam lomba adenium, selain  pohonnya dapat penghargaan – juga SANG PEMILIK beroleh penghargaan ‘perawat’- penghargaan yang berkonotasi dengan kapasitas kepandaian, pengetahuan merawat adenium. Bahasa mudahnya, menunjukan level kepinteran beliaunya merawat adenium.

Kepada pemilik adenium pemenang lomba juga diberi NILAI. Dari nilai2 yang dikumpulkan disusun suatu RATING atau RANKING kepandaian relatip merawat adenium. Usulan saya saat itu, kita TIRU aja sistem ELO rating di permainan catur. Tentang ELO rating, silakan liat di  http://en.wikipedia.org/wiki/Elo_rating_system.

Tinggi rendah nilai rating seseorang setiap saat bisa berubah, tergantung tingkat pencapaian dia saat lomba (10 besar, juara 1, 2 atau 3), nilai rating dari lawan2 yang dikalahkan di lomba tersebut, dan level atau kelas lomba yang diikuti (tingkat RT, Kecamatan, Kabupaten, Nasional), etc, etc.

Benang Merah : makin sering ikut lomba, makin sering menang = nilai rating tinggi
Ada yang seneng catur ? Mungkin bisa nambahi tentang sistem ELO ini …
Apa manfaat RATING  ? Diantaranya adalah :

1. Bukti otentik kepinteran ngrawat adenium = Ada kebanggaan si pemilik = timbul rasa ingin meningkatken nilai rating = sering ikut lomba = lomba jadi rame = adenium gayeng lagi = gemah ripah loh jinawi.

2. Memberi gambaran relatip (yang mendekati) nilai kepinteran seseorang dan tingkat pencapaian prestasi di adenium. Misal, individu bernilai rating  2000 -2199 diberi gelar Expert IAC, nilai 2200 – 2399 bergelar Master IAC, nilai 2400 – 2499 bergelar Grand Master IAC, dan 2500 ke atas layak menyandang gelar SUPER Grand Master IAC.

3. Menambah gengsi lomba. Lomba dengan nilai rata2 rating peserta > 2300 adalah top2nya lomba. Nilai lomba 2200 – 2300 adalah lomba nasional, Nilai 2000 – 2200 adalah lomba lokal, Nilai di bawah 2000 adalah ajang pemula, etc, etc, etc. Disinilah nanti keliatan keseriusan panitia lomba untuk menarik minat peserta ber-rating tinggi agar nilai lomba terangkat. Individu berrating tinggipun bisa ‘mbagusi’, akau gelem teko kaluk tanamanku di angkutken ke sana. Individu rating rendah pun tertarik ke lomba berlevel tinggi karena dapat memperoleh kenaikan nilai ratingnya dengan melompat (kaluk bisa ngalahken si Master, atau GM yang ada di sana).

Maaf ada tamu, nanti dilanjut ……….

Ganggeng Kanyoet

Catatan : modifikasi ELO juga dipakai di FIFA, game2 komputer, etc, etec

Leave a Comment »

RSS feed for comments on this post. TrackBack URI

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

Blog at WordPress.com.
Entries and comments feeds.

%d bloggers like this: