Teori Pertumbuhan Tanaman – bagian 3

October 16, 2008 at 8:24 pm | Posted in Artikel | 17 Comments
Tags:

Teori Pertumbuhan Tanaman – bagian 3
Bpk. Ganggeng Kanyoet

Kekuatiran saya sejak awal yang diminta pakek bahasa sederhana (biar yang bodho bisa ngikuti) terbukti. Kesukaran yang ndak terhindari bahasa sederhana tanpa idiom biologi) pasti ‘ndak mungkin ndak’ menjadi puanjang – lebar. Yang mbuat saya bingung, mengapa bahasa yang rasanya sudah sangat sesederhana itu MASIH juga bisa menimbulken sikap ‘MENYERAH’ pada dorongan acuh tak acuh agar tetap BODOH saja.  

Sambil nyobak mikirken ‘bahasa yang lebih sangat sederhana lagi’, berikut ini yang sebenarnya hendak saya sederhana-kan itu :  

‘Perkembangan dan morfogenesis tanaman merupakan akibat dari proses pembelahan, pembesaran dan diferensiasi sel. Dus sesuai dengan tujuannya, maka ‘teknik dwarf’ disamping menghambat meristem pucuk juga harus memusatken pada penggalakan meristem lateral untuk menghasilken sel-sel baru yang akan memperluas lebar atau diameter organ. Ingat: pada dasarnya kambium vasculer adalah meristem lateral yang terdiferensiasi dan membentuk xylem dan floem sekunder. 
Respon differensiasi seperti dalam hal penebalan dinding sel dapat terjadi bila syaratnya terpenuhi, yi : harus ada hasil asimilasi yang berlebih dan enzym perantara yang mengawalinya. Mengingat pula bahwa kambium seperti halnya meristem lateral lainnya yang umumnya bersifat difus, maka memerlukan sumber hormon eksternal (di luar insitu) untuk pertumbuhannya’.  

Hormonnya apa ? Saya tidak berani asal tunjuk merek yang ada di pasar. Di pasar ada banyak merek ‘retardant’ atau hormon non retardant yang aplikasinya dapat ‘di-retardant-kan’, masing2 punyak bahan aktif beda. Diantara retardant tersebut ada yang betype penghambat pembelahan sel (1), penghambat pemanjangan sel (2), dan penghambat perluasan internode (3). Supaya tidak malpraktek, mau tidak mau saya harus nulis lagi secara panjang-lebar cara kerja hormon2 tsb, termasuk efeksamping. 
Namun apakah itu nanti tidak akan melahirken sikap diam janggal lagi lucu, yang kian merusak dialog …… serta pikiran sing ora2 ………. ho ho ho.  

Ganggeng Kanyoet
Jangan ‘besenggi’ kaluk ada yang masih kurang jelas.

17 Comments »

RSS feed for comments on this post. TrackBack URI

  1. Pak GK,
    Terlepas dari indah atau tidak indah yg serba subyektif dari bentuk taneman (saya ndak tau keindahan scr obyektif) berarti dengan aplikasi growth retardant tersebut sangat memungkinankan obesum menjadi “arabicum like”, arabikum menjadi “thaisoco like” dong?

    seandainya bisa, opo ndak malah bikin bingung dan nyusahi dalam penggolongannya? lha khan kasihan konsumen tohh?

  2. Sakjane dari 2 pendpat ini dapat diambil kesimpulan :
    1. Mbah GK based on Teori Biological yang perlu di praktekken, semisalnya bisa alangkah lebih indahnya dalam membuat “dwarf” tanpa harus memprunning daun, dan hasilnya juga akan lebih “perfect” wes mbentuke ngedwarf, kluar cabang,anak cabang ,cucu cabang, ranting , anak ranting , cucu ranting dst , dus GODHONGE full dng internode yang rapet dus berbunga wesss jian layak kontes tenan.
    2. Om Har based on praktek yang selama ini beliau lakukan dan emang sudah terbukti hasilnya , walaupun gundul godhone ning sek tetap mblekar ( jan jane om Har iki yo bisa disebut mahaguru atao Mbah Har.. ) dan mbah Har juga sudah tinggi jam terbangnya dalam hal gundul menggunduli daun sampek Beringin Alon Alon yo digunduli sisan

    Benang abang : alangkah indahnya apabila 2 pendapat ini di sandingkan, jadi dari teori mbah GK dan cara pemupukan dus pupuk seng dipake dipraktekkan di satu tempat dan pengalaman mbah Har . Kayae kebone mbah Har bisa digunaken lho mbah GK lha gedene rong lapangan bal balan,,,pullll Ngarabikum + thai soco.

    Mas bejjat, sebetulnya ya gak usah bingung to misalnya dalam pembentukan tanaman nantiknya diperoleh bentuk yang hampir mirip, tapi jangan lupa tiap jenis tanaman mempunyai KARAKTER dewe-dewe dan sebetulnya tidak sulit untuk membedakan Obesum,Arabicum, RCN ,somalense or thai soco lan liya liyane.
    Dan SUER apabila itu terjadi pastilah Gajah Pote glagapan dengan inovasi orang Indonesia.

    Dan trakhir , mbah Har kalau dilihat dari mbah GK ki semboyane
    ” Indahnya dalam perbedaan ato Berbeda itu Indah ”
    ” mbah GK bikin idup lebih idup ”

    Salam
    om T
    Lek soal Dwarf wak Sut jiaaan mak clep klakep NO COMMENT

  3. Mr. Om T :

    Teori Biological yang perlu di praktekken

    Sudah dipraktekkan dan berhasil kok Mr. OM T, tinggal Mr. Tomo dan Mr. Yadi aja yang belum …. ho ho ho

    Kayae kebone mbah Har bisa digunaken lho mbah GK lha gedene rong lapangan bal balan,,,pullll Ngarabikum + thai soco.

    Aku juga sudah pernah nglewati …. omahe Mr. Om T juga dah tahu … ho ho ho.

    Dan trakhir , mbah Har kalau dilihat dari mbah GK ki semboyane

    ” Indahnya dalam perbedaan ato Berbeda itu Indah ”

    ” mbah GK bikin idup lebih idup ”

    Itulah yang pengin saya liatken ke rekan2. Yang kelihatanne padudon regejegan itu cumak tulisane doang. Paham to son. Jangan sampai ada pikiran kaluk beda pendapat itu terus orangnya juga bengkerengan.

    Lek soal Dwarf wak Sut jiaaan mak clep klakep NO COMMENT

    Beliau bukan DWARF tapi DUAREP ……… ho ho ho

    Mr. Miko :

    Saya belum bicara tentang keindahan lho ? Baru bicara carane buat ‘gemuk kuntet’

    Perihal ‘obesum’ dan ‘arabicum’, kata yang ahli di sono, nama kedua species itu akan direvisi karena ndak bener dari sononya. Apa tidak nambah bingung …. bahkan isunya juga somalense. Tunggu tahun April 2009 (kaluk ga salah)

    Mr. Arjo :

    Justru itu yang tak kuatirken. Dilemanya kaluk tiba waktunya, saya akan harus tetep nyebut nama hormon (bahan aktipnya) itu. Even saya tahu mungkin itu bisa membuat keresahan malah. Ada untungnya juga seh belum sampai kesana sudah kepedhot …. ho ho ho. Save by the bell …… sing ora2 wae lha wong yang mbikin ex home made itu juga statusnya ‘mungsuh saya dalam tulisan’ ……

    Paribasane kenetralan harus tetep terjaga – apik yo apik – elek yo elek

    Ganggeng Kanyoet

  4. Thank’s Oom Tet, emang begitulah adanya kalok dirangkum pembahasan soal ini…

    Mbah GK : Seorang Mbah GK buat aku pribadi adalah seorang Maha Guru, yg penuh dengan teori teori berbobot yang walau kadang membuat orang yg bidih seperti saya susah mengerti walau samar samar kadang dapat menangkap apa yg dimaksudkan. Seorang Mbah GK selalu membuat aku yg bodoh ini kelihatan bodohnya…

    Oom Har : Seorang Oom Har buat aku pribadi adalah seorang Taisu, yg penuh kesabaran dan ketelitian dalam memproses arabicum arabicum selapangan sepak bola. Koleksi dan karya seorang Oom Har selalu membuat koleksiku menjadi tidak ada apa-apanya…

    mana yang benar mana yang salah….? kembali menurut aku pribadi, ke dua duanya benar, tidak ada yang salah…
    teori yang dikemukakan Mbah GK pernah aku dapat dari seorang rekan, namun karena selama ini aku selalu berasumsi bahwa teori tersebut membutuhkan biaya lebih (yg berat buat ekonomi lemah sperti aku) dan juga beropini bahwa itu bisa membahayakan kesehatan (yang ternyata menurut Mbah GK sama amannya seperti pemakaian pupuk lainnya) maka saya hanya berani melakukan praktek yg seperti Oom Har kemukakan di pembahasan ini…

    Mbah Gk kemaren sempat tanya soal hybrida baruku, untuk Obesum walau tidak banyak menghasilkan namun tetap aku coba… untuk arabicum dan keturunannya… sudah ada GCxRCN yg menjadi indukan dgn diameter bonggol lebih kurang 30an cm… dan juga ada AryaBima(nama pemberian dari Mas Tomo) yg sangat lambat sekali pertumbuhannya… bahkan jauh lebih lambat dari yang pernah dilabeli compacta…. belakangan mencoba lagi plastic x compacta (1 pasang polong biji umur 1 bulan), compacta x plastic (1 pasang polong biji umur 1 bulan), GCxRCN x Compacta (1 pasang polong biji umur 1,5 bulan) dan beberapa perkawinan bunga hybrida obesum lainnya…

    salam hormat saya
    buat sang Maha Guru & sang Taisu, Oom Moderator dan para rekan sehobis

    fendi, Sunter
    semoga dengan pembahasan ini kita menemukan suatu metode yg mudah, murah dan cepat dalam pembentukan

    __._,_.___

  5. seidikit usul aja…

    kalo Wak Sut Duarep… gimana kalo ngarabicum dwarft hasil karya anak bangsa kita sebut aja ‘pendekar’ alias pendek namun kekar….
    bukankah begitu gambarannya…? pohon yg pendek melebar dengan dahan yang kokoh dan percabangan yg maknyuusss… ya ‘PENDEKAR….’

    salam,

    fendi

    __._,_.___

  6. Mari kita mungsuhi terus dan bertubi-tubi, biar keluar ilmune..
    lha kalok ternyata ujung2 nya cuma hormon, kalok takut nyebut merek, dimana nyarinya yg bisa murah?
    sukur2 gratis, tapi bukan berarti ngaipang?
    salam

  7. Lhoooo..lha kok bahasan malah mbleber ke postur tubuhku seeeeh..kalok
    aku itu pendekring wak pend..Pendek dan Bungkring..
    Wassallam

    Om ntet …mulihmu liwat ngendi..??tak ungkhalno peniti le..
    Mbah Gk..mbok ya aku disms kuwi jeneng bahan aktipe..:D

  8. Lhoh untuk apa praktek yang sulit kalau ada yang gampang?

    Cara tergampang untuk punya dwarf:
    1. Mengimport dari Wak Cho atau Wak Charant.. tinggal pilih jenis apa, kayak apa bentuknya…. bayar beres…. mau jual lagi juga lebih gampang.
    2. Pergi ke kebun petani…. pilih-pilih ynag bentuknya ngedwarf…. bayar bawa pulang…..
    3. Pergi ke importir yang ndatengin dwarf

    Cara yang agak gampang:
    1. semai biji arabicum …. di rawat secara umum, pilih yang bentuknya ngedwarf.

    Cara yang agak susah…
    semai biji arabicum, dirawat dengan khusus agar menjadi dwarf semua …..

  9. “ngopo d gawe gampang yen
    sing angel luwih becik, lha
    ngopo d gawe angel yen sing
    gampang wis becik”

    cara termudah :
    beli bakalan, praktekin dgn
    teori yg sudah ada buktinya
    dan sudah pula d praktekkan
    rekan2 lain serta d akui pula
    sebagai teori yg mumpuni

    cara yg susah :
    duduk di depan PC, sambil
    ndalemin teori, teori dan teori

    salam,

    arjos

    sekali lagi berhubung saya
    individu yg perlu bersosialisasi,
    mohon maaf kalo salah lagi,

    yen mbek mbah GK uemoh !!!
    nganti gelem njedul, lagi njaluk
    ngapuro hehehe nggih mboten
    mbah ? gek2 njenengan iku
    mbahku ?

  10. saudara2, yuk cari enaknya…
    1.enaknya jadi orang bodo seperti saya adalah bisa belajar banyak dan nyoba2 walaupun sering gagal hehehe
    2.enaknya jadi orang pinter seperti saya adalah bisa membagi ilmu ma yg laen dan tercatat sebagai amal yg ngalir trus kebaikannnya
    3.enaknya jadi anggota milis adalah bisa silaturahmi dg orang pinter seperti saya sehingga orang bodo spt saya bisa lebih banyak hal yg bisa dipelajari dari orang 2 pinter seperti saya.
    4.enaknya jadi anggota milis adalah bisa silaturrahmi dg orang2 bodo seperti saya sehingga bisa belajar bareng dan berharap suatu saat bisa jadi orang yg lebih mengerti dan lebih baik dari orang2 pinter seperti saya
    5.enaknya jadi anggota milis adalah bisa berjuang sama2 utk ngalahin negeri gajah putih,karena saya ngimpi bisa nyaingin kehebatan mereka so suatu saat kita (orang bodo dan pinter seperti saya) orang indonesia bisa jadi trendsetter dan produsen tanaman seperti mereka.

    kalo udah semua enak,lebih indah rasanya kalo kita bisa jalan bareng ngadepin thailand biar ga kalah dan di ko cho ko cho (chart) hehehe…seperti saya.

    nah,temen2 di surabaya udah berbaik hati menjembatani silaturrahmi kita,insyaAllah tgl 25 oktober besok di giant tuk bisa sowan,kangen2an,belajar dan terserah mo ngapain lagi.so..(nerusin omongan panitia) dateng yukkkk!!!

    dan abis ntu,kami di singaraja Bali juga ngundang temen2 tuk sudi dateng ke kota kecil kami tgl 9-16 november besok walaupun acaranya belon bisa selevel dg yg di giant hiks

    tambah dikit biar sesuai tema.
    teori dan tekhnik pertumbuhan taneman yg disampein temen2 saya yakin bener semua.jadi saya ga bisa nambahin apa apa karena ..ya udah bener semua halah..udah ach.

    mohon banyak pencerahan dari orang pinter seperti saya,agar orang bodho seperti saya bisa ngaca,belajar dan praktek serta berjuang meraih mimpi ngalahin thailand hehehe..

    salam enak,
    hidayat JN

    NB:Pak Har,udah saya maafin koq lebaran kemaren hehehe…

  11. Mas Fendi ( apa lebih akrabnya wak Pendik??).

    Mbok ya-o nyang adil kaluk ngomentar
    Mosok tiba giliran Mbah GK = Maha Guru
    Kok tiba giliran ku Oom Har = Taisu = Taine NGasu

    Lha daripada disebut Taisu milih Taikam sik onok gunane buwat pupuk adenium, Kaluk midak Taisu wae kabeh podho bingung mbersihi. APEEES timen awakku iki.

    Memang seorang Mbah GK layak diacungi BOGEM ( tapi jempolnya dikeluarken Lho!!!).
    PERTAMA : Cobak diteliti IAC yang sekian lama hidup segan mati tak mau begitu dibenahi sama teorinya Mbah GK langsung mendapatkan sambutan RUARRRRR biasa dari seluruh member IAC. Kayaknya semua harus berterima kasih atas jasa beliau terutama pak Moderator yang lagi kelon2 terus kayak manten anyar seminggu ini.
    KEDUA : Sejak puisi2 Mbah GK muncul, tiap hari, tiap jam, tiap menit, rasanya hati begitu tergoda untuk selalu ngintip email, nunggu puisi yang lain diterbitkan.
    KETIGA : Sungguh penting pelajaran yang diberikan Mbah GK akhir2 ini, saya yakin masing2 yang bersangkutan bisa menyerap inti dari kaca mata masing2. Saya pribadi sangat berterima kasih bahwa selama berdiskusi dengan Mbah GK bisa mendapatkan satu pelajaran inti yang fundamental, yaitu belajar SABAAAAAAAR , matur sembah nuwun atas pelajarannya, sekarang saya bisa sedikit lebih sabar .

    PEACE
    Hartono

  12. …Kok tiba giliran ku Oom Har = Taisu = Taine NGasu

    hahahahaha waduh ngakak sendiri didepan komputer..

    Pak Hartono sabar dan santai aja pak nanggapi tulisannya mbah GK, beliau ini dalam berdebat memang hebat sekali mirip Mr. Rudi Surbakti … walau dikeroyok tetap tetap tenang dan berusaha menang, kalau sampai keqi begini berarti tulisannya mbah GK sudah tepat mengenai sasarannya …… ho ho ho rugi sendiri.

    Salam,
    Prawito

  13. HUSH, HUSH, HUSH…… kok pada salah persepsi njawabnya.
    Ini issue serius kok malah pada gojeg…
    Ntar ada yang tersinggung saya yang salah lagi…
    Sebelum menjadi pitnah lebih jauh sy jelaskan dulu issue sebenarnya.

    Tahun 2009 akan dirilis ( kaluk berhasil ) hybrid antara Golden Crown disilangkan dengan Black Knight, karena dianggap 2 jenis ini termasuk BEST SELLER di tahun ini.
    GC dengan ciri khas thaisoco pada kaki2nya yg gahar, juga karakter percabangannya yg cenderung merebah kesamping dengan liukan2 anak cabang – ranting yang begitu mempesona. Sedangkan BK mempunyai ciri pertumbuhan yg bongsor, cabang2 yang kokoh, dan keistimewaan warna kulit yang gelap mulai akar – ujung ranting.
    Kalau kedua karakter digabung mungkin akan menghasilkan satu jenis baru yang menarik.
    Seperti hybrid RCN – GC, RCN – Thaisoco ( non GC ) yang sudah beredar di Thailand.

    Nah, ini yang penting dan rawan menimbulkan konflik…..
    Rencana hasil hybrid akan direlease dg nama Golden Knight ( GK ), membonceng ketenaran masing2 induknya…… itu org Thai yang bikin… saya cumak nyampaikan!!!!
    Ngomong2 kaluk ada yg ahli HP, bisa datang ketempat saya mbantu bikin GK, GC X RCN, atau yg lain, saya sangat welcome, soalnya saya pribadi ndak bisa dan ndak telaten nge HP.

    Kepala panas hati harus tetap dingin…
    Kalau hati panas, kepala yang harus tetap dingin.
    Kaluk hati dan kepala sama2 panas?
    masuk kulkas sana dulu!!!!!

    Salam

    Hartono

  14. wah, buka lowongan HP GC dan BG ya?
    kalau rumahnya dekat saya mau Om.Har…berhubung jauh jadi sulit…
    gini saja kalau pas kesana saya kan bantu HP kan..siapa tahu berhasil…
    tapi memang tidak bisa langsung 1 berhasil, GC kan kemungkinannya kecil untuk menghasilkan Biji. Tapi orang Indonesia harus mencoba itu…kalau ngga kita akan menikmati karya negara lain terus, kapan kita bisa menghasilkan sendiri…bila perlu GC disilangkan dengan cabang seribu….ataua RCN dengan cabang seribu..gimana jadinya ya? apa masih masuk Om.Har?

    Thx
    Hendri Susanto
    http://www.kebonadenium.com
    http://kebonadenium.tipalahendri.com

  15. Mas Prawito

    Banyak pelajaran dan hal baru yg bisa saya dapat dari seorang begawan debate dan panembahan teori kayak beliau, dari yang biasanya suasana santun tiba2 ada komentar2 aneh, miring, menohok, kadang ngawur, tapi sekaligus juga sarat ilmu2 tingkat tinggi mengalir deras, memacu adrenalin ikut deras mengalir he he he.

    Sebentar mata melotot, sebentar kemudian bibir merengut, terlepas umpatan ( “sayang” ) DIAM…….., tetapi sesaat kemudian senyum kembali mengembang, sungguh suatu perjalanan emosi yang lengkap hanya dari sebuah email.
    Tak terasa rasa kekaguman semakin menebal terhadap Mbahku yang mbencekno wong sak jagad, tapi mbikin kangen seluruh member IAC.
    Ayo Mbah tariiiiiiiiiiiik terus, nggak ada loe nggak rame BLAAAzz.

    Mas Prawito, mana mungkin saya mampu dibandingkan sama beliau, jauuuuuh.
    Tapi saya juga ndak merasa dikalahin sama beliau kok, dikasik ilmu2 tingkat tinggi mana bisa dianggap kalah??? Makin hari rasanya malah makin sayang sama si Mbah lho saya…
    Kayak orang lagi jatuh cinta, maunya ngintip email terus…. weh, mosok jeruk makan jeruk??

    Salam

    Hartono

  16. Kenapa ndak tukang kebon aja diajari HP ? Pot indukan di kasih nomor. Mr. Cecung tinggal nulis di papan tulis No. 451 x 124, 253 x 1024, etc, etc.

    Mbesuk kaluk jadi tinggal dikasih bonus per pod 3 jt misale. Pasti podo senenge. Mr. Tomo jugak gitu carane …..

    Ingat : dalam beradenium bukan tangan dingin yang diperloeken but kepala dingin – silakan tanya ke Mr. Dodie

    Ganggeng Kanyoet

  17. He he he…. ( asli ketawa saya lho )
    Ngomong2 harus pakai kepala dingin, lha siapa yang kepalanya lagi panas?
    Kan sdh sy bilang sy ndak bisa dan ndak tlaten nge HP, lha kok tukang kebun kon ngajari iki piye to??
    Logika nyang dipakek ukuran ditaruk mana Mbah?

    1 seed-pod bonus 3 juta??
    Pokok mau dibayar pakek uang yg kayak gini ( lihat lampiran ) ya gak pa-pa.


Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

Blog at WordPress.com.
Entries and comments feeds.

%d bloggers like this: