Percabangan Arabicum

December 3, 2007 at 6:14 pm | Posted in Diskusi | 1 Comment

Percabangan Arabicum

Supawira Prasetya supawira@yahoo.com
Dear Rekans,

Mungkin ada diantara rekans yang punya pengalaman bisa share kesaya seputar pembangkasan percabangan arabicum? saya punya arabicum yang usianya masih belum genap 2 tahun, karena percabangan atasnya terlalu panjang rencana saya mau pangkas dengan harapan setelah pemangkasan percabangan menjadi lebih banyak, pertanyaannya :

1.apakah bekas batang yg dipangkas bisa muncul lebih dari 1 tunas? bgm untuk menumbuhkan lebih dari 1 tunas? apakah ada treatment khusus agar bekas pangkasan dapat tumbuh 2 – 3 tunas yang tumbuh seimbang?
2.apakah luka bekas pangkasan bisa hilang seiring waktu?
3.kapan idealnya pemangkasan dilakukan? apakah faktor usia tumbuhan mempengaruhi perkembangan hasil setelah pemangkasan?

Terimaksih atas assistancy serta perhatian sebelum dan sesudahnya
Salam
Wira

Dodi Andreas dody.andreas@yutaka.co.id

potong aja daun dari yg muda banget sampai daun remajanya, jangan dipotong pucuk. ntar juga cabangnya pada keluar banyak. kalau cabangnya dah pada keluar, haranya ditambah sedikit agar tunas mudanya ngga mati.

salam
&

fauzi salman fauzi76@gmail.com

Mas Dodi,

Mohon penjelasannya dg yg dimaksud daun yg termuda & remaja, sementara
jangan sampai potong pucuk. Bukankah daun yg termuda & remaja itu biasanya
adanya di posisi pucuk? Apakah daun2 itu yg diprunning?
Sehingga tinggal daun2 tua yg agak di bawah pucuk posisinya?
Mohon pencerahannya mas Dodi.

jabat erat,
fauzi – katrok adenium

Dodi Andreas dody.andreas@yutaka.co.id

Case untuk arabicum saja ya.
potong pucuk yang saya maksud adalah potong batang didaerah pucuk. sebaiknya ngga dilakukan, bekasnya kalau ngga rapih jadinya ngga indah.
potong daun saja, jadi daun-daun muda dipotong ( pake cutter atau kuku ) sedikit diatas tangkai daunnya. kenapa? kalau daunnya dipotes habis, kuatir kena mata tunas yang diinginkan tumbuh.
daun-daun tua dibiarkan saja, biar masih bisa masak-masak makanan.
dari mata tunas daun-daun muda yang sudah dibuang biasanya pada tumbuh. dengan catatan , tanamannya sehat.

salam
&

Bambang Djatmiko djatmiko@e-kgs.com

Mas Wira bukankah permasalahan utamanya terletak pada batangnya yg terlalu nglancir?
Kalo cuma di pruning daun pucuk + daun remaja berarti tetap ngelancir dong..

Soalnya kalo pruning daun atasnya saja, batangnya jadi lucu. Internod atas rapat-rapat banget, sementara internod dibawahnya lebar-lebar. Jadi gak seimbang pool…
Menurut saya, kalo sekiranya bagus untuk pruning batang kenapa tidak? Daripada nanti malah muncul species adenium merambat..hehehe

Untuk pertanyaan 1-3, saya masih bodoh, belum bisa njawab mas..
Salam.

Bambang Djatmiko

Erlangga Djumena erlangga@kompas.com

iya nih mau nyoba prunning batang arab… soalnya dahannya lucu euy.. pada memanjang kaya gantar (galah)…. :)) padahal daunya uda diprunning terus…

btw adenium merambat seperti apakah Mas Bam???

keepsnggowesmang
angga

Hartono cecung2004@yahoo.com

Dear Arabicum lovers

Saya mencoba sumbang saran atas problem yang dialami Maz Wira, dan mungkin banyak arabicum lovers yang lain.
Perlu diketahui bahwa karakter setiap jenis arabicum selalu berbeda, dan sebagian besar arabicum sifat aslinya tidak mudah bercabang, kecuali jenis RCN dan keturunan-keturunannya.
Cabang yang memanjang juga merupakan sifat asli dari arabicum, tetapi hal ini bisa diakali dengan teknik tanam DWARF ARABICUM yang dikembangkan oleh Master Arabicum dari Thailand, yaitu Mr. Charant.
Beberapa teman termasuk BOS ( Maz Tetra ) sudah mendapatkan bocoran teknik membuat arabicum dwarf ini, silahkan teriak bersama-sama untuk meminta BOS Tetra share dengan seluruh arabicum lovers.
Jawaban ini berdasar pengalaman pribadi saya, nggak percaya juga nggak pa – pa koq, he he he

1. Umumnya setelah pemotongan akan terbentuk lebih dari 1 anak cabang baru, amati letak titik tumbuhnya, kalau dirasa sesuai, biarkan tunas berkembang membesar, tetapi jika muncul tunas terlalu banyak atau tempat tidak sesuai, segera potong tunas yang tidak diinginkan.
2. Bekas luka tergantung ukurannya, apabila terlalu besar sulit untuk menyamarkannya, tetapi apabila tidak terlambat melakukan pemotongan, bekas luka akan tersamar dengan sempurna.
3. Pemangkasan diperlukan sesegera mungkin setelah tunas cabang & ranting yang tidak diinginkan muncul! Dan dilakukan terus menerus dari usia bulanan sampai yang sudah kelas kontes.

Demikian pengalaman saya, moga2 berguna untuk semuanya.
Hartono
TR, Kediri

1 Comment »

RSS feed for comments on this post. TrackBack URI

  1. Saya punya beberapa arabicum bercabang banyak dgn tinggi rata2 12 cm dgn umur rata2 diatas 3 thn, berdasarkan pngalaman saya yg di dpt dg ilmu coba2, dan saya mau bagi pengalaman saya yg sedikit ini.
    1. Jangan takut potong cabang, asal atas sedikit dari daerah bekas daun,arahkan anak cabang sesuai keinginan kita, krn bekas daun bakal tumbuh cabang.
    2. Arahkan ke sinar matahari pagi
    3. sesudah anak cabang tumbuh, nanti bekas potongan naik ke atas salah satu cabang, kemudian kupas dgn jari yg bersih, maka bekas potongan hilang
    4. Rajin-rajin pruning daun spy tumbuh cabang terus.
    5. Intinya jangan takut coba krn menurut sy arabicum termsk bandel dan jarang busuk asal wkt proses jangan kena air.
    Thx – dudu


Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

Blog at WordPress.com.
Entries and comments feeds.

%d bloggers like this: