Pembuahan Alami

November 25, 2007 at 1:33 am | Posted in Diskusi | Leave a comment

“Siroji F. Basuki” ojir@yahoo.com

Berhubung yang lagi dibahas adalah pembuahan adenium secara umum tanpa melihat species, saya mengalami fenomena yang berbeda dengan yang dialami Mbak Tharie mengenai pembuahan alami. 

Pada bulan puasa kemaren, adenium di rumah Nganjuk saya tinggal selama 2 minggu untuk mudik. Setelah pulang mudik, saya menemukan bahwa dari sekitar 100-an koleksi yang sedang berbunga berhasil tumbuh sekitar 40 tanduk baru (yang waktu berangkat mudik belom ada tanduknya). Tentunya saya seneng sekaligus bingung. Fenomena apa yang sedang terjadi pada adenium saya. 

Hipotesis saya sementara adalah terjadi penyerbukan dibantu oleh angin (Nganjuk terkenal sebagai kota angin). Sedangkan kemungkinan karena bantuan serangga saya koq kurang yakin. Kalo cuman jadi 2-3 tanduk bolehlah karena serangga. Tapi kalo 40, kayaknya serangga di kebun saya gak sebanyak dan serajin itu (eh ato emang ada serangga yang rajin jadi penghulu ?) 

So… adakah yang bisa menjelaskan fenomena alam yang menimpa saya ? (apa harus mendatangkan agent Mulder dan Scully yaa hehe). 

wassalaam  

Ojir 

“Farika K.P.” f4rik4@yahoo.com

Mas Ojir, kalo membaca ceritanya, mungkin serangga sang pollinatornya beroperasi kalo rumah sedang kosong takut ketahuan sama si empunya bunga… hi..hi..hi.. . Mungkinkah serbuk sari yg lokasinya tersembunyi bisa diterbangkan angin dan hinggap pada stigma yg lokasinya lebih tersembunyi lagi?Bagaimana dengan fenomena “squidword” yg diletakkan di dalam taman kupu2, yg kemudian hari banyak bergelantungan tanduk2 seperti yg dialami teman bang janny?
Bagaimana dengan yg di habitat aslinya?

Di halaman belakang jugak sering terjadi penyerbukan alami pada obesum. Kalo diperhatikan, tanduk muncul secara alami sering terjadi pada bunga yg mekarnya serempak ato istilah kerennya kompak.
Sayangnya si arab yaman di halaman belakang belum pernah bertanduk alami spt si obe. Mungkin karena bunganya mekar bergantian ya?

Lhah, kok malah jadi tanya terus nih…. kalo menurut saya, pollinator suspectnya adalah serangga. Mungkinkah kutu putih yg sering nemplok di bunga juga bisa jd pollinator?
Monggo dilanjut… misteri penyerbukan adenium alami

Salam,
Farika 

“Sulastama Raharja” sr4harj4@yahoo.com

Wak Jir dan rekans,atau wak Jir dah lupa ngajarin HP Bu dokter.. dan daim-diam Bu Dokter meng-HP kembang-kembang adenium itu pas Wak Jir mandah ke Surabaya? Kalau penyebrukan alaminya merupakan bawaan genetis dari adenium-adenium koleksi Wak JIr mungkin ndak ya? Atau dulu ada teman dari medan yang posting 23 pasang tanduk zaftigmoon tanpa di HP, pas saya tanya karena pemakaian pupuk tertentu. 

salam,

tomo 

Made suarte” m.suarte@geo-ln.com

Mengenai berbuah karena bawaan genetic, saya setuju Pak Tomo, 1 th lalu saya bawa 5 seedling dari lampung, yang kata kakak saya rejin berbuah, Sampai sini saya sisakan 3, yang 2 seedling saya bagi ke temen2.Saat ini ketiga seedling tsb sedang berbuah secara alami.Kalau masalah pupuk, saya belum pernah denger, boleh juga Pak disharing ke kita2 biar bisa diaplikasikan. 

Best Regards, 

Made Suarte   

Leave a Comment »

RSS feed for comments on this post. TrackBack URI

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

Blog at WordPress.com.
Entries and comments feeds.

%d bloggers like this: