Adenium; Bonsai atau Bukan

November 25, 2007 at 12:31 am | Posted in Artikel | 13 Comments

Adenium Bonsai atau Bukan
oleh Henky Kurniawan henkykurniawan@pertamina.com 

Ada hal yang menarik yang sempat di ungkapakan oleh Mr. Charant dalam diskusi kemarin.

Mr. Charant dan Mr. Woraphan surprise dengan perkembangan peradeniuman di Indonesia , terutama dengan adanya UNIQUE CLASS, ndek Thailand ternyata ndak ada. Mereka juga heran KENAPA adenium di Indonesia di treatment / dibentuk  menyerupai BONSAI ? Kok tidak menonjolkan karakter dari setiap spesies seperti di alam…. ADA KOMEN ????

—————————————————————————————————————————————————————————————————————————
Om Tetra….ada komentar dari saya Bozz, tulisan saya ini sebelumnya juga udah pernah saya posting di salah satu milis adenium. 

Memberikan informasi mengenai Bonsai & Adenium.

  Bon           = Pot / wadah yang dangkal
  Sai            = Tanaman
  Bonsai      = Adalah salah satu aliran seni….sama halnya dengan Seni Tari –Seni Lukis – Seni Tattoo – Seni Musik- dll.= Adalah tanaman yang di alam tumbuh meraksasa (besar) yang kemudian ditanam dalam pot dengan tujuan diperkecil ukurannya dan ditata utk menampilkan keindahan / cita rasa seni / keagungan dll.

  Adenium  = adalah salah satu jenis tanaman…sama halnya dengan Anthurium – Pohon jati – Rumput gajah – Aglaonema – Bengkuang – dll.

  Jadi Bonsai dan Adenium adalah Hal Yang Berbeda Sama Sekali. 

Meskipun Bonsai ditulis dg huruf kanji tetapi dibaca dg bunyi lafal HACHIUE, sehingga kesannya BONSAI = HACHIUE…padahal bedanya kontras.

HACHIUE hanya merupakan tanaman dalam pot utk dinikmati keindahan Bunga , Daun & Buah ( Shokobutsubi).
BONSAI          Hasil karya seni yang mengekspresikan rasa seni pembuatnya.         Seni ttg pohon kecil yang tumbuh kokoh & bersahaja di dalam pot sebagai hasil pemungilan & training/proses penyempurnaan selama bertahun-tahun agar menampakkan keindahan yang terdalam.

*** Sejarah – Falsafah & Seni Bonsai (H. Ismail Saleh SH. & Dina Suwardi SS.) 

  Untuk menampilkan “Kelas Bunga Kompak”…tanpa memperhatikan bentuk sama sekali…..mengadopsi dari Hachiue.

  Untuk Kelas “Prospek – Utama – Total Performance”…..mengadopsi dari Seni Bonsai.

  Tanaman (termasuk adenium) yang jika di alam bisa tumbuh besar, kemudian ditanam dalam wadah/pot yang dangkal lalu ditata dengan cita rasa seni….mau tidak mau ya termasuk dalam seni Bonsai.

  Akan tetapi kemudian utk menampilkan keindahan bonsai yang terdalam…katanya (kata siapa entah tak tahu ??) syarat masuk kategori Bonsai hanyalah tanaman berkayu”.Pohon cabe rawit – pohon kelapa & pohon jati juga termasuk tanaman berkayu tapi ngga pernah diminati pecinta bonsai kelas kakap karena “ Cabe susah gedenya”…“Kelapa tidak bercabang/beranting”…sedangkan “Pohon jati mampu bercabang & beranting tetapi daunnya tidak bisa dikerdilkan”.

  Adenium….di alam bisa tumbuh meraksasa….akarnya kokoh – daun kecil – dahan – cabang – ranting semuanya ada….kenapa masih diharamkan utk masuk dalam seni bonsai ???  Tanya Keeeenapa ???

Bonsai
Foto 1. Bonsai or Bonsai (klick 2 enlarge)

  Coba rekan perhatikan lampiran foto…..Foto no : 1 yang saya beri tanda “???” memperlihatkan bahwa jenis adenium tsb memang dibiarkan tumbuh alami seperti karakter aslinya (kata orang Thailand sih)….apakah dengan kondisi seperti itu akan tampil lebih cantik ketimbang jika dibandingkan dg adenium yang ditata percabangannya ?Kalau saya secara pribadi tidak tertarik dengan bentuk seperti itu.Bandingkan dengan foto adenium yang ada disebelahnya…Maniezzz bentuknya…Mak nyozz. 

Bonsai
Foto 2. Bonsai atau Bukan (klcik 2 enlarge)

  Padahal di Thailand sendiri, Adenium juga di perlakukan seperti BONSAI…perhatikan “foto no: 2” dan juga “foto no: 1 (tanpa tanda ???)” 

  Dengan cara meletakkan/menanam (positioning) yang diatur sedemikian rupa…..pencarian kenampakan sudut depan…..pengaturan cabang dll…..secara tidak langsung itu sudah mengadopsi gaya Bonsai.   Beberapa jenis Arabicum (misalnya : Yaman), memang tidak mudah ditata percabangannya sehingga kebanyakan orang membiarkan tumbuh memanjang dan nantinya seiring usia yang makin tua maka cabang dan ranting akan muncul di ujung dahan yang tinggi….tidak proporsional jika dibandingkan dengan bonggolnya yang pendek….atau harus diakalin dengan pruning batang. 

  Memang Ada baiknya dibuka Kelas Khusus Arabicum Yaman…karena jenis Yaman menurut saya ngga pernah bakalan bisa mengungguli keindahan RCN di setiap kontes….tak jamin K.O …ada yang ngga setuju ???  He…he…he 

QUIZ TIDAK BERHADIAH  :  Coba tebak….dilampiran foto tsb ada satu pohon Koleksi saya….yang mana Hayo ????                              

HENKY

About these ads

13 Comments »

RSS feed for comments on this post. TrackBack URI

  1. BOS…. SAYA PUNYA POHOM SANTIGI YG UNIK-UNIK (BAKALAN) TP TUNASNYA SDH BANYAK. TANAMAN INI EMANG SY SIAPKAN UNTUK DIPASARKAN, TETAPI KAREA DERAH SAYA CUKUP JAUH YAITU DI NTT-KABUPATEN SUMBA TIMUR MAKANYA AGAK SUDAH UNTUK DIPASARKAN. TLG INFORMASI DARI BOS SELANJUTNYA…. SAYA TUNGGU DI EMAIL SAYA. KALO EMANGA BO PENGEN LIAT FOTONYA BOS TINGGAL KASIH TAU CARA KIRIM FOTONYA…. TAHNAKS

  2. saya pgn nanyak..
    skrg kan lagi musim ujan.., malah sering ujan lebat…, saya takut adenium yang saya punya jadi busuk akar, jadi setiap ada ujan sya psti sibuk pindah2in adenium saya biar ga kehujanan.. trz kl ujannya udah ilang saya pindahin lagi ke tempat terbuka biar kena sinar matahari lagi..

    nah!! yang pgn saya tanya.. apa ada solusi biar adeniium yang saya taruh di tempat terbuka mndapat sinar mtahari prnuh tapi ga busuk akar karna ujan lebat..???
    pls kasi solusinya…

  3. i want get bonsai album/picture…please

  4. Setuju Buaaaanget Bung hengky.

  5. Seni bonsai bukan milik pemain bonsai (dalam arti sempit) saja. Bukan cuma milik nyang punya pohon beringin kerdil doank (kalo karakter di alam sich kayaknya nggak kerdil ya ..), nyang punya pohon santigi di kawat kawatin doang, nyang punya pohon sawo dikuntetin doank, tetapi juga milik nyang punya pohon pisang dengan bentuk bonsai (Emang ada ?) termasuk nyang punya adenium dengan bentuk bonsai. Sorry ini hanya opini .. sebagai bahan brain stroming sebelum kita di akal akalin bangsa lain. para penggemar adenium di Indonesia hebat-hebat loe .. Model bonsainya juga indah indah … Kalo cuma Thailand sich lewat. Artikel mas hengky apiik mas ..

  6. …salam kenal, dimana bisa sewa bonsai untuk properti syuting iklan, tapi yang sewanya bisa murah!

    cuma untuk dipajang doang.

    trimakasih

    lavenpis

  7. Menurut saya adenium bonsai atau bukan ,Adenium belum tentu bonsai.?Tetapi Bonsai bisa saja bahanya Adenium. Kenapa begitu ,karna di dalam pem bentukannya bagian2 Kaidah Bonsai dapat di terapkan pada tanaman adenium Dan bagi saya ,apapun tanaman nya yang penting kaidah dan kode etiknya di pakai.jaya selalu untuk penggemar bonsai indonesia kapan nih… unjuk gigi lagi…

  8. SIP LAH Bos,

    mudah2an akan menjadi inspirasi untuk pembaca menciptakan trend bonsai lainnya.

    Tx’s

  9. Pak hengky termasuk orang yang pikirannya terbuka dalam berdiskusi dan berpengalaman. Salam kenal pak!!
    Saluut

  10. Terima kasih bapak Henky Kurniawan,Artikel anda sangat menarik dan memberi pengetahuan yang berguna.Saya peminat bonsai dari Malaysia. anda boleh layari blog bonsai kami di http://bonsaikita.blogspot.com dan dapat kiranya bapak memberi komen yang berguna untuk kami nanti.
    terima kasih

  11. Saya penggemar baru
    Tanaman bonsai.
    &yg ingin saya tanyankan…
    Dimanakan tempat galleri bonsai
    Yg brada di kota surabaya,
    Di kota tinggal saya ini

    Sbb,
    Saya ingin bersungguh sungguh
    Merawat tanaman bonsai

    Atas bantuan petunjuknya
    Saya ucapkan ribuan trimakasih

  12. Ada banyak perdebatan yang mempermasalahkan adenium termasuk bonsai atau bukan.Saya setuju bila adenium termasuk bahan bonsai.Kita kilas balik dgn filosofi dari bonsai(tanaman dalam pot),yang merupakan pengkerdilan tanaman di alam.Tentunya tidak asal dikerdilkan atau dipindahkan ke dalam pot contohnya lombok atau rumput. Adenium jenis somalense di alam bisa sampai tinggi 6 meter dan arabicum(yg saya lihat di thailand)bisa tinggi 3 meter dgn diameter caudex 1,3 meter.
    untuk pembentukannya adenium sangat membutuhkan training(tracking,wairing,cutting dll)’coba aja adeium dibiarkan tanpa treatment bentuknya pasti amburadul sama dgn kawista batu maupun santigi.
    Dari hal-hal seperti itulah saya dan sahabat saya(almarhum adenk) menyusun kolom penjurian adenium.
    Tdk dipungkiri dlm penyusunan kita berdua meggadopsi kolom yang ada di bonsai.
    Perlu diketahui juga bonsai seni meminikan pohon bukan memendeka/mengkerdilkan pohon yg byk dilakukan sekarang ini.
    dan yang pasti adenium sangat tdk sama dgn lombok,jati atau rumput.
    saran ini hanya dari orang pemula aja kok.setuju tdk setuju kembali pada tiap orang.

  13. mas boleh minta alamat email atau no telp erick solango yang di sumba timur
    terima kasih


Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

Blog at WordPress.com. | The Pool Theme.
Entries and comments feeds.

Follow

Get every new post delivered to your Inbox.

%d bloggers like this: